Go to Google Home   
 

Sukses Mengantar Umat Menggenggam Hari Esok , 45 th Berdirinya MTsN Banyusoca (24 April 1968-2013)

Jumat, 02 November 2007

Gerbang Monumen Gempa Mei 2006


Sebuah Gerbang Kemenangan di buat sebagai pertanda kemenangan atas ujian berat 27 Mei 2006 beserta dampak-dampaknya. MTsN Banyusoca Berhasil merenovasi seluruh bangunan yang terkena gempa hebat 5,9 SR tahun itu. Gerbang saksi sejarah Gempa Dasyat

Senin, 22 Oktober 2007


BANYUSOCA- mata air

Berasal dari bahasa Jawa, banyu dan soca.
Banyu artinya Air
Soca artinya Mata
Jadi desa Banyusoca adalah desa mata air, memang demikian keadannya di desa Banyusoca air sangat melimpah terutama disepanjang sungai Oya. Mata air mengalir deras sepanjang tahun. Air jernih segar alami keluar dari sungai bawah tanah. Oleh penduduk air diangkat keatas/dataran tinggi dengan Super-jet-pump kemudian ditampung pada bak umum dan dialirkan kerumah- rumah. Meskipun kemarau panjang mereka tetap tenang air tercukupi,padahal daerah lain di Gunungkidul pada musim kemarau banyak yang membeli air dari truk tangki . Satu truk tangki 5000 liter Rp.90.000,-
Penduduk Banyusoca cukup dalam fasilitas pendidikan, satu-satunya sekolah jenjang SMP yang ada adalah MTsN Banyusoca madrasah ini cukup untuk menampung semua siswa jenjang SMP di desa tertinggal tersebut. MTsN Banyusoca merupakan kebanggaan warga desa Banyusoca. Pada saat perayaan 17 Agustus setiap tahun MTsN Banyusoca pasti tampil dalam memeriahkan perayaan Nasional tersebut. Drumband-nya asyiik….. Banyak lulusan MTsN Banyusoca yang telah berhasil menjadi “orang” Ada Camat,Lurah,Dosen, Pejabat eselon, Anggota TNI, Polisi,Guru, Pengusaha Sawit, Pengusaha Mebelair, Pengusaha Angkot, PNS, Ustadz dan sebagainya (kapan-kapan perlu reuni untuk menggalang SDM dan memajukan daerah Banyusoca…setuju ? )

Sabtu, 06 Oktober 2007

Desa Terpencil

Daerah tertinggal di kecamatan Playen Gunungkidul D I Yogyakarta